
Muara Sabak (MIN 2 Tanjung Jabung Timur) -- Senin (24/06), Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) menyelenggarakan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah 2024 dengan format digital melalui Aplikasi Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK). Pelaksanaan asesmen berlangsung pada 24–26 Juni 2024, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan secara konvensional.
Asesmen kompetensi adalah penilaian terhadap kompetensi guru dan tenaga kependidikan madrasah yang menjadi acuan untuk penyusunan kebijakan dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan serta pemetaan kesesuaian kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan standar kompetensi.
Sasaran AKGTK adalah seluruh guru dan tenaga kependidikan madrasah di seluruh Indonesia, dengan jumlah peserta dari MIN 2 Tanjung Jabung Timur berjumlah 13 Orang, yang terdiri 1 orang Kepala Madrasah dan 12 orang Guru Kelas.
Kegiatan AKGTK ini mengambil titik lokasi di Madrasah Aliyah Nahdatut Thulab Kelurahan Talang Babat Kecamatan Muara Sabak Barat Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi.
Kepala MIN 2 Tanjung Jabung Timur, Winaryo, S.Pd, M.Pd.I dalam arahannya kepada guru peserta AKGTK mengatakan, "Guru perlu dipetakan kompetensinya guna memastikan bahwa mereka memiliki profesionalisme yang baik, asesmen dilakukan untuk mengukur kompetensi guru sehingga dari asesmen ini akan dihasilkan profil kompetensi guru madrasah secara utuh. Ada dua kompetensi dasar yang akan diukur, yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.
AKGTK Madrasah dilakukan dalam dua tahap. Pertama, asesmen bagi guru mata pelajaran umum, kepala, dan pengawas madrasah pada 24–26 Juni 2024. Kedua, asesmen bagi guru mata pelajaran agama pada Oktober 2024. (Fa/Wn)
|
266x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur dan Sekitarnya
Memuat tanggal...