
Muara Sabak (MIN 2 Tanjung Jabung Timu) – Dalam upaya membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman Islam yang mendalam sekaligus menghargai keberagaman, Saputra, S.Pd.I, seorang pendidik di MIN 2 Tanjung Jabung Timur, menekankan pentingnya pendidikan Islam yang moderat. Melalui pembinaan kepada siswa, Saputra mengajak generasi muda untuk menjalani ajaran agama dengan semangat inklusif, toleran, dan berakhlak mulia.
"Mewujudkan generasi muda yang islami dan moderat berarti menanamkan nilai-nilai keislaman yang sejalan dengan prinsip kasih sayang, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman. Inilah yang menjadi pondasi untuk menciptakan masyarakat yang damai dan harmonis," ujar Saputra.
Demikian salah rangkuman nasehat yang beliau sampaikan di sela-sela pelaksanaan Sholat Dhuha, Jum’at (04/10/2024). Sholat Dhuha merupakan kegiatan rutin MIN 2 Tanjung Jabung Timur setiap minggu pertama pada awal bulan.
Lebih lanjut Saputra, S.Pd.I, menjelaskan bahwa Islam yang moderat adalah kunci untuk menciptakan harmoni di masyarakat.
"Islam yang moderat adalah Islam yang menghargai nilai-nilai kebangsaan, tidak ekstrem, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan esensi ajaran agama. Generasi muda harus memahami ini agar mereka dapat menjadi pemimpin yang bijak di masa depan."
Saputra berharap melalui pendidikan yang islami dan moderat, siswa di MIN 2 Tanjung Jabung Timur dapat menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga membawa kedamaian di tengah masyarakat.
"Mari kita wujudkan generasi yang islami, moderat, dan berkarakter kuat. Inilah cara kita membangun masa depan yang damai dan harmonis," tutupnya.
Dengan dedikasi untuk mengembangkan generasi muda yang islami dan moderat, MIN 2 Tanjung Jabung Timur terus berkomitmen menjadi madrasah yang mendidik siswa dengan nilai-nilai agama dan kebangsaan yang seimbang. (FR/Wn)
|
97x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur dan Sekitarnya
Memuat tanggal...