
Muara Sabak (MIN 2 TJT) - Budaya Literasi di Madrasah dimaksudkan untuk melakukan kebiasaan berfikir yang diikuti oleh sebuah proses membaca, menulis yang pada akhirnya apa yang dilakukan dalam sebuah proses kegiatan pembelajaran tersebut akan menciptakan karya dan kreatifitas.
Menurut Aziz, S.Pd, Kemampuan Literasi ini bukan hanya kemampuan membaca dan menulis saja, namun mencakup keterampilan berpikir, menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak,visual, digital dan auditori, yang pada abad-21 ini disebut dengan Litersi Informasi.
Ia menambahkan penerapan literasi di madrasah membutuhkan dukungan semua pihak baik guru, peserta didik maupun orang tua siswa demi merevolusi gaya belajar mengajar yang selama ini cenderung pasif agar anak menjadi lebih aktif dalam pembelajaran, sedangkan peran guru menjadi fasilitator.
untuk itu butuh komitmen yang kuat dan kapasitas pembelajaran yang baik sebagai pengarah dan pengelola pembelajara agar mampu mendesain program madrasah berbasis Literasi.ungkapnya(ABS)
|
695x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur dan Sekitarnya
Memuat tanggal...